G.3. Hal Penting Dalam Pengembangan Asesmen Projek Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka

Pengembangan Asesmen Projek Profil. Dinukil oleh Panduan yang Diadaptasi dari: https://www.ucd.ie/teaching/
resources/assessmentfeedback/howdoiassess/.

Asesmen merupakan bagian penting dari pembelajaran dalam projek profil. Oleh karena itu dalam merencanakan projek profil, termasuk dalam menyusun modul projek profil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merancang asesmen projek profil:


5 Hal Penting Dalam Pengembangan Asesmen Projek Profil Pelajar Pancasila

5 hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan asesmen projek profil pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka

1. Pertimbangkan keberagaman kondisi peserta didik dan sesuaikan metode asesmen.

Tidak semua jenis asesmen cocok untuk semua kegiatan dan individu peserta didik. Asesmen yang beragam dapat membantu pendidik dan peserta didik
merasakan pembelajaran yang berbeda.

Gunakan pertanyaan ini untuk memandu pembuatan asesmen:

  • Apa dan bagaimana tingkat kemampuan peserta didik? Apakah sesuai dengan fase pencapaian elemen dan sub-elemen profil?
  • Berapa jumlah peserta didik yang terlibat dalam projek profil?
  • Seberapa besar perbedaan kompetensi peserta didik?
  • Bagaimana tingkat keberagaman budaya, sosial dan ekonomi, peserta didik? Apakah keberagaman itu bisa menjadi hambatan pembelajaran peserta didik dalam projek profil?

2. Fokus pada Dimensi, Elemen, dan Sub Elemen

■ Pertimbangkan tujuan pencapaian projek profil dan membuat asesmen yang bukan hanya berfokus pada produk pembelajaran, tetapi berfokus pada dimensi, elemen, dan sub-elemen profil pelajar Pancasila yang
disasar.

3. Pembuatan Indikator Perkembangan Sub Elemen

■ Pembuatan indikator perkembangan sub-elemen antar fase di awal projek. Indikator perkembangan sub-elemen berguna untuk mengetahui kemajuan pencapaian tujuan projek

4. Keterkaitan Asesmen Formatif dan Sumatif

■ Bangun keterkaitan antara asesmen formatif (awal dan sepanjang projek profil) dan sumatif. Hasil dari asesmen formatif di awal projek profil dapat dipakai untuk memetakan kekuatan dan kelemahan peserta didik sebagai acuan tim fasilitator projek profil dalam menentukan indikator performa peserta didik ketika merancang asesmen formatif dan sumatif.

Asesmen formatif yang disusun dengan memperhatikan tugas sumatif dapat menurunkan beban kerja peserta didik dan memperjelas relevansi
tugas formatif. Misalnya, di projek profil “Sampahku, Tanggung jawabku”, asesmen akhir berupa kegiatan menarik seperti pameran poster aksi merupakan puncak dari proses pembelajaran melalui projek
profil. Karena pembuatan poster adalah kegiatan yang cukup berat, peserta didik sudah dipersiapkan sebelumnya dengan kegiatan formatif dimana peserta didik mendapatkan umpan balik mengenai poster dan presentasinya.

5. Jelaskan Tujuan dan Libatkan Peserta Didik dalam Proses Asesmen

■ Jelaskan tujuan asesmen dan libatkan peserta didik dalam proses asesmen. Misalnya, peserta didik dapat memilih topik yang akan dinilai, metode asesmen (tertulis/tidak tertulis, presentasi/pembuatan poster), dan pengembangan rubrik.
Pendidik juga dapat membimbing peserta didik dalam menggunakan rubrik/kriteria penilaian agar peserta didik merasa terlibat dalam mengelola dan menilai proses pembelajaran mereka sendiri.


Materi Desain P5 Lainnya

Loading