Kesimpulan IKM Terbatas
Kurikulum Merdeka telah diimplementasikan secara terbatas pada Program Sekolah Penggerak dan SMK Pusat Keunggulan. Implementasi terbatas tersebut telah menyasar berbagai jenjang, seperti: SLB, PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK baik swasta maupun negeri. Dari segi kondisi geografi, kurikulum ini juga dapat diimplementasikan oleh sekolah yang berada di kawasan tertinggal maupun di perkotaan. Temuan dari studi menunjukan sejumlah praktik baik terjadi baik di sekolah dengan sarana dan prasarana memadai maupun di sekolah yang memiliki sejumlah keterbatasan. Dalam praktik baik yang dilakukan oleh satuan pendidikan, Kurikulum Merdeka mendorong guru untuk senantiasa memberikan strategi pembelajaran yang berpihak kepada peserta didik. Pada dasarnya tidak ada kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan semua guru dan peserta didik di Indonesia. Namun, fleksibilitas dalam hal mengajar dan mengembangkan strategi pembelajaran yang terdapat dalam kurikulum memberikan ruang bagi guru untuk memberikan pembelajaran yang kontekstual yang berpihak pada murid. Kurikulum yang fleksibel dan mengasah kreativitas dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kedepan kurikulum ini juga dapat menjawab tantangan zaman yang terus berkembang karena guru dapat fleksibel mengubah strategi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa dan perkembangan zaman.